Informasi 4 Kerusakan Umum Pada Kamera CCTV

Informasi 4 Kerusakan Umum Pada Kamera CCTV

Kamera CCTV sangat penting dipasang pada tempat perbelanjaan maupun bangunan-bangunan agar untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Adanya CCTV yang terpasang sangat membantu semua pihak tatkala terjadi hal yang tidak diiginkan dan ingin diketahui, untuk itu tatkala memasang CCTV usahakan menggunakan CCTV yang bagus dan berkualitas agar tidak terjadi masalah dikemudian hari.

Seiring berkembangnya teknologi, kecanggihan CCTV semakin beragam dan dapat dipilih sesuai kebutuhan. Yang terpenting adalah menggunakan CCTV dengan baik agar menjadi penolong tatkala ada kendala. Sayangnya CCTV sering rusak dan membuat sejumlah orang geram mengingat CCTV memiliki kerusakan umum yang sering terjadi.

4 Kerusakan Umum CCTV

Kerusakan Umum CCTV

CCTV sering rusak akibat tegangan listrik yang tidak stabil dan masalah lainnya. Misalnya saja karena cuaca maupun hujan lebat dan tersambar petir. Sejatinya, CCTV sering rusak akibat kerusakan umum yang sering terjadi. Untuk itu anda harus mengetahui cara menangani CCTV yang rusak agar tidak memberatkan dikemudian hari, pastinya anda tidak harus bolak-balik menservise CCTV setiap ada kerusakan. Untuk itu dibawah ini ada 4 kerusakan umum CCTV, antara lain:

1. Tangkapan Layar Bergaris

Tatkala ada CCTV anda memiliki tangkapan layar bergaris, biasanya terjadi akibat pemasangan kabel konektor tidak sempurna. Untuk itu saat memasangnya harus memastikan agar ujung kabel coaxial dan serabut tidak bersentuhan dan jangan sampai serabut kabel terpotong banyak. Selain itu konektor DVR tidak boleh bersentuhan dan melilit erat pada DVR. Memang cukup rumit bagi yang tidak mengetahui cara memperbaiknya, untuk itu agar kerusakan CCTV tidak semakin parah harus memanggil mekanikal elektrikal agar masalah CCTV teratasi.

2. Adaptor Mati

Terkadang anda bingung tatakala adaptor CCTV tiba-tiba mati dan mengira CCTV tidak dapat digunakan lagi. Siapa sangka, adaptor mati termasuk kerusakan umum CCTV yang cukup meresahkan. Untuk itu anda harus memastikan adaptor menancap pada stop kontak dan tidak boleh kendor. Selain itu membuat jalur khusus sendiri untuk CCTV adalah pilihan tepat agar kinerja CCTV tidak terhambat oleh arus listrik lain seperti Televisi dan lain-lain.

3. Layar CCTV Hitam Putih

Tidak hanya televisi saja yang memiliki kerusakan beruapa layar hitam putih, namun layar menjadi hitam putih termasuk kerusakan umum CCTV. Kerusakan itu terjadi akibat kesalahan saat memasang CCTV maupun tidak stabilnya antar konektor pada DVR sehingga terjadi kerusakan. Jika anda bisa memperbaikinya, cukup melihat buku panduan cara mengatasi CCTV yang rusak, namun jika usaha anda gagal sebaiknya menghubungi kontraktor mekanikal elektrikal agar masalah pada CCTV teratasi dengan baik.

4. Hardisk Tempat Merekam Berbunyi

Suara yang berdengung maupun berbunyi pada CCTV membuat kejadian yang terekam CCTV samar dan terkadang tidak jelas di dengar. Tentunya hal itu tidak efektif tatkala rekaman suara CCTV dibutuhkan, untuk itu agar hardisk tidak berbunyi harus menempatkan khusus jalur kabel CCTV secara mandiri. Tujuannya agar arus listrik stabil dan tidak merusak perangkat CCTV, selain itu membuat jalur khusus untuk kamera CCTV membuat umur CCTV bertahan lama.

Yang terpenting adalah usahakan menempatkan CCTV dengan baik agar tidak ada permasalahan seperti terkena petir dan air hujan. Selain itu tatkala anda tidak dapat memperbaiki CCTV yang rusak sebaiknya menghubungi mekanikal elektrikal karena mereka sudah ahli menangani kerusakan CCTV. Apalagi kinerja mereka sudah dibuktikan banyak orang sehingga anda tidak ragu memakai jasanya.

Back to Top